Home Medan
Selayang Pandang Kota Medan
Pemerintah Kota Medan
Unit Kerja
Data Wilayah Medan
Produk hukum kota medan
Info Layanan kota medan
Pariwisata Kota Medan
Produk Unggulan Kota Medan
Perekonomian KOta Medan
Infrastruktur kota medan
Potensi dan Investasi kota medan
Prosedur dan Investasi kota medan
Database kota medan
Direktori kota medan
Gallery kota medan
profil Tokoh Medan
Buku Tamu kota medan
Peta situs kota medan

Header Kota Medan  
kota medan  

Home / Berita Pemko Medan / Detail


BERITA PEMKO MEDAN

kota medan

Kamis, 19-12-2002, 5:44:18Wib
MEDAN MENJALIN HUBUNGAN KOTA KEMBAR KEEMPAT

Anggota DPRD Medan Ibnu Hajar berharap hubungan Sister City (Kota Kembar) bagi Kota Medan yang sudah terjalin selama ini seperti dengan Pulau Penang Malaysia, Ichikawa Jepang, Gwangju Korea Selatan, dan ditambah yang keempat dengan kota metropolitan Chengdu Republik Rakyat China (RRC) dapat diefektifkan pada hubungan kerjasama di bidang investasi. ?Hubungan di bidang investasi ini sangat mendesak diupayakan guna mengatasi masalah pengangguran yang dinilai masih tinggi di kota Medan. Asosiasi kota kembar harus proaktif dan memprioritaskan masalah investasi ini untuk direalisasikan. Terlebih untuk memasuki era perdagangan bebas seperti AFTA yang sudah diambang pintu,? kata Ibnu Hajar di sela-sela penandatanganan kesepakatan kerjasama (MoU) Sister City Kota Medan dengan Kota Metropolitan Chengdu RRC di gedung DPRD Medan, Selasa (17/12). Dikatakan politisi dari PPP ini, pihak dewan tidak menghendaki hubungan sister city ini hanya sebatas kegiatan-kegiatan seremonial atau saling tukar kunjungan tanpa ada realisasi yang jauh lebih signifikan. Dalam hal ini dewan tetap mengikuti dan memantau perkembangan kinerja asosiasi. Jika memang tidak efektif, pengurus asosiasi bisa saja diusulkan untuk diganti, kata Ibnu Hajar. ?Tapi harus diingat, sebelum arus investasi itu mengalir, apakah warga kota Medan sudah siap menerima. Artinya kesiapan infrastruktur berupa sarana pendukung termasuk sumber daya manusia (SDM) harus dipersiapkan terlebih dahulu. Jika tidak arus investasi yang diharapkan hanya terus diulur-ulur. Karena itu kesiapan kita harus didahulukan dan dipersiapkan secara matang, termasuk dalam hal menciptakan serta mendukung situasi ketertiban dan keamanan yang permanen,? tandas Ibnu Hajar. Sementara Walikota Medan Drs. H. Abdillah, Ak. MBA usai menabalkan nama Chengdu di tugu sister city depan gedung Balaikota mengakui bahwa realisasi dalam wujud aliran investasi ke Kota Medan sejauh ini belum ada. ?Masih terlalu pagi untuk menanyakan hal itu kepada kota Chengdu. Namun sinyal-sinyal kearah itu saya lihat ada dan terbuka lebar,? ujar Abdillah meski tidak menyebut wujud investasi yang sudah terjalin dengan tiga kota kembar sebelumnya. Menurut Walikota, muara dari hubungan sister city ini jelas dan pasti pada hubungan ekonomi dan bisnis. Namun untuk menuju ke arah itu tentu ada tahapan-tahapannya seperti diawali dalam bentuk hubungan kebudayaan, pariwisata, kesehatan dan pendidikan. Jika sektor ini sudah mantap, tentu dengan sendirinya arus modal yang diharapkan dapat terealisasi. Hal senada juga diungkapkan Ketua Asosiasi Kota Kembar dr Rosihan Arbie, puncak dari hubungan ini adalah terjalinnya kerjasama di bidang ekonomi dan bisnis. Rombongan sister city kota metropolitan Chengdu RRC dipimpin langsung Ketua Kongres Rakyat Kota Chengdu Duan Wieyi, sekaligus menandatangani perjanjian kerjasama dan kesepakatan kota bersaudara dengan kota Medan dalam hal ini langsung dilakukan Walikota Drs H Abdillah Ak MBA. Kedatangan rombongan Chengdu RRC di kota Medan dimulai 15 Desember 2002 dengan jumlah rombongan sebanyak 7 orang. Antara lain Guo Laibou Sekretariat Daerah Kongres Rakyat Chengdu; Zhang Zhongshu, Feng Lan hai, Zhou Ping, Wu Ying dan Hu Benjun. Selanjutnya rombongan meninggalkan di kota Medan 19 Deember 2002 setelah mampir ke Danau Toba Parapat. Sebelumnya rombongan Ketua Kongres Rakyat Chengdu RRC juga mengadakan kunjungan silaturahmi ke berbagai tempat di Medan, seperti Yayasan Sosial Wijaya, Yayasan Angsapura, Vihara Gunung Timur, kediaman Chong A Fie di Jalan Ahmad Yani Kesawan dan berkunjung ke Istana Maimon.

 

--- Lihat Arsip Berita Pemko ---

 



 
 
© 2005-2008 , pemkomedan.go.id. Hak cipta dilindungi Undang-Undang. E-mail kirim ke: sekretariat@pemkomedan.go.id