NEWS TICKER :

News

105 Kendaraan Tempur TNI AL Tak Layak
Jum'at, 8 Februari 2008 - 14:25 wib
JAKARTA - Sejumlah 105 kendaraan tempur amphibi milik TNI AL dinilai tak layak pakai. Sementara, hampir seluruh kendaraan tempur yang dimiliki TNI AL berusia lebih dari 50 tahun.

"Dari 410 kendaraan tempur amphibi milik TNI AL, 305 dinilai masih layak, sedangkan sisanya 105 kendaraan tempur amphibi masih dalam perawatan," ujar Komandan Korps Marinir, Mayjen Marinir Nono Sampurno, di sela-sela latihan menembak yang diikuti wartawan dan marinir, di Bumi Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (8/2/2008).

Hingga kini pihaknya masih terus melakukan uji coba atau uji kelayakan terhadap seluruh alutsista yang dimiliki TNI AL, termasuk kendaraan tempur amphibi yang mengalami kecelakaan di Situbondo beberapa waktu lalu. Meski demikian, sampai saat ini TNI AL khususnya marinir belum mendapatkan perintah untuk mengkandangkan seluruh alutsistanya berusia tua.  

Nono menambahkan, pihaknya telah merencanakan pemembelian panser jenis BMV dari Rusia untuk menambah kekuatan armada. "Kini sudah dalam pembahasan. Pengadaan alutsista tersebut, marinir akan membeli tidak hanya membeli dari negara Rusia, tapi ada juga Amerika," imbuhnya.

Sementara mengenai pembelian 150 panser dari PT Pindad, Nono mengatakan bahwa 150 panser tersebut diperuntukkan bagi TNI AD, bukan untuk marinir. "Karena kualifikasi untuk marinir akan berbeda," ujarnya.(Sukmo Wibowo/Trijaya/pie)
250x250 250x250