09/11/08 16:30

Kronologi Resmi Eksekusi Amrozi Cs



Jakarta, (ANTARA News) - Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Jasman Panjaitan dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu, mengemukakan kronologi eksekusi terpidana mati kasus Bom Bali 2002 yaitu Amrozi, Imam Samudera, dan Ali Ghufron.

Sabtu (8/11/2008)
Pukul 23.15 WIB, para petugas yaitu jaksa selaku eksekutor, polisi, rohaniawan, dan dokter menjemput ketiga terpidana untuk dibawa ke tempat pelaksanaan eksekusi di Lembah Nirbaya yang berjarak sejauh dua kilometer dari LP Batu Nusakambangan.

Minggu (9/11/2008)
Pukul 00.15 WIB, ketiga terpidana mati dieksekusi dengan cara ditembak oleh regu tembak dari satuan Brimob Polri dan disaksikan oleh jaksa selaku eksekutor, rohaniawan, dan tim dokter. Kemudian, tim dokter memeriksa dan menyatakan ketiga terpidana telah meninggal.

Pukul 01.00 WIB, jenazah ketiga terpidana dibawa ke Poliklinik LP Batu Nusakambangan untuk diotopsi dan luka tembaknya dijahit. Selanjutnya, tiga jenazah dimandikan oleh pihak keluarga Amrozi dan dikafankan dengan kain kafan yang disiapkan pihak keluarga.

Pukul 05.45 WIB, jenazah ketiga terpidana diserahterimakan dari jaksa eksekutor kepada komandan pilot helikopter yang akan mengantar jenazah kepada pihak keluarga masing-masing.

Pukul 06.00 WIB satu helikopter membawa jenazah Imam Samudera ke Serang, Banten, dan dua unit lainnya membawa jenazah Amrozi dan Ali Ghufron ke Lamongan, Jawa Timur.

Pukul 08.30 WIB, Helikopter yang membawa jenazah Imam Samudera tiba di Mapolda Banten dan kemudian diserahterimakan dari Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Banten kepada pihak keluarga yang diwakili Agus Setiawan untuk selanjutnya disalatkan dan dimakamkan.

Pukul 08.55 WIB, Dua helikopter yang membawa jenazah Amrozi dan Ali Ghufron tiba di Lamongan dan kemudian diserahterimakan dari Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Lamongan kepada pihak keluarga yang diwakili M Khosid untuk selanjutnya disalatkan dan dimakamkan.(*)

COPYRIGHT © 2008

 Ketentuan Penggunaan

 Versi Cetak    Beritahu Teman    Beri Komentar

AddThis Social Bookmark Button   AddThis Feed Button


Komentar Pembaca


09/11/08 17:46

selamat jalan syuhada . semoga allah melapangkan selaga urasan di yaumil akhir.dan diterima disisiNya.amin.
berikanlah ketabahan bagi kami dan keluarga yang ditinggalkan.

09/11/08 17:57

EKSEKUSI MATI versus EFEK JERA?? Siapa yg akan jera jk pelaksanaan EKSEKUSI MATI TIDAK TERBUKA UNTUK UMUM? Sistim hukum Indonesia tdk mendidik/membuat jera. Koruptor dipenjara tp hidup nyaman krn bisa nyogok petugas LP, EKSEKUSI MATI secara diam diam. CONTOHLAH SAUDI ARABIA, EKSEKUSI MATI TERBUKA UTK UMUM. Rasa jera pasti merasuk ke jiwa setiap penonton.

09/11/08 19:13

Sangat istimewa Eksekusi amrozi cs ini di banding dengan Tibo cs.

Ya maklumlah....Amrozi cs adalah Pahlawan Shuhada,matinya juga mati sahid.
Tibo cs kan cuma kambing hitam wajar saja kalau di perlakukan semena-mena.

10/11/08 00:54

pemerintah telah menyelesaikan 1 tugasnya, hanya saja masih tertutupi...

10/11/08 06:44

berhenti menganggap mereka sebagai pahlawan. mereka cuma teroris tengik yang tak punya peri kemanusiaan. membusuklah kau di neraka!

10/11/08 07:58

apanya yang syuhada...saya muslim tp jijik dengan kelakuan mereka dan orang yang mendukung mereka.
apa mereka tidak berpikir bahwa ada umat islam lainya yang tidak bersalah akan menjadi korban bom mereka.

10/11/08 09:52

Setuju dengan Sarbini !
Di Pabriknya sono arab negara Gurun Onta, baru beberapa bulan lalu memancung 17 kepala Teroris asal Alqaeda.
Di Iraq apalagi mantan orang no1.aja setelah di pancung nggak diperlakukan se itimewa amrozi cs ini.

10/11/08 10:51

Akhirnya... yang selama ini dinanti nantikan oleh ratusan juta jiwa rakyat Indonesia telah terkabulkan pada tanggal 9 Sept 2008 kemaren.... Merdeka.!!!!!!!!!!!

10/11/08 11:48

Kita tidak perlu benar atau salah, karena maalah ibadah, pahala, dosa itu adalah milik ALLAH. Secara duniawi memang terlihat Amrozi Cs salah. Apakah kita semua pernah menganalisa bagaiana kejamnya Amerika, Australia terhadap bangsa kita dan umat Islam di Dunia, marilah kita melihat secara adil dan berimbang

10/11/08 13:16

god bye my friend, you are very-very best terorism, sayang nasib belum berpihak kepadamu...!

10/11/08 21:58

tarik ulur pelaksanaan eksekusi terhadap ketiga terpidana mati bom Bali I ini telah menimbulkan gejolak yang kadang membingungkan bahkan terbilang meresahkan tidak saja keluarga korban tapi juga keluarga para terpidana bahkan sebagian masyarakat. Hal ini harusnya menjadi perhatian untuk dijadikan bahan refleksi bagi kita semua khususnya kalangan praktisi hukum Indonesia untuk dapat mengupayakan adanya suatu sistem hukum yang dapat membebaskan kita semua dari situasi yang disebutkan diatas.

13/11/08 16:45

tak mungkin lah eksekusi secara terbuka. selain bukan negara islam, juga HAM berkeliaran di indonesia. dikit-dikit ham, dikit-dikit ham, ham kok dikit-dikit? ^_^

15/11/08 15:02

bener kang sarbini, kalo d saudi berbuat mesum aja di hukum cambuk d depan umum,lhaa kalo d indonesia???? anggota DPR mesum malah seneng,bisa masuk TV,cebgar cengir kaya orang gak punya dosa,urat malunya udah pada putus

16/11/08 05:09

jadi manusia jangan lah merasa punyaajaran paling smpurna.dalam kitab suci alqur'an juga di sebutkan .agamaku agamaku,agamamu agamamu.kita sebagai manusia cuma bisa berserah kepada alloh swt.

16/11/08 12:05

Salut buat pemerintah...
coba eksekusinya juga pake Bom, pasti seru tuh!!!

17/11/08 07:37

Selamat jalan amrozi,diakhirat engkau pasti dikelilingi setan setan yang marah karena engkau membom bali,bukan perawan perawan surga.

17/11/08 10:25

Amrozi dkk cuma korban, korban dari Noordin M Top. Korban dari kepicikan. Memang AS dkk juga biadab melakukan peperangan di Irak dan Afghanistan. Tapi melawan kebiadaban dengan kebiadaban benar2 tolol. Marilah kita berjihad dengan membangun bangsa ini dengan cara Disiplin dalam hidup ini, takut berbuat salah dan korupsi, mengutamakan kepentingan umum


Baca Juga


 

  Berlangganan berita ANTARA via email gratis!

 


Berita Sebelumnya