Home | Organisasi | Sejarah | Visi Misi | Galeri | Lokasi | Layanan | Staf | Links | Contact Us | WebMail
Home
Login Form





Lost Password?
Menu Utama
Home
Berita Hotnews
Publikasi
Download
Blog
Indonesian News
Gunungapi
Aktifitas Terkini
Gunungapi Indonesia
Kakaskasen Helicdr
Krakatau Monitoring
Peta
Galeri
Laporan Penelitian
Pengenalan
Komik Gunungapi
Gempabumi
Gempa bumi
Peta
Pengenalan
Galeri
Laporan Penelitian
Gempa Terkini BMG
Gempa Terkini USGS
Laporan dari USGS
Tsunami
Tsunami
Peta
Pengenalan
Galeri
Laporan Penelitian
Tsunami Centre
Tsunami Ready
Gerakan Tanah
Gerakan Tanah
Peta
Galeri
Laporan Penelitian
Pengenalan
 
May 06 2009
Status G. Anak Krakatau dinaikkan menjadi Siaga (Level III)
Written by Administrator   
Wednesday, 06 May 2009

 

Download File: Status G. Anak Krakatau dinaikkan menjadi Siaga (Level III)

Bersama ini dengan hormat disampaikan tentang perkembangan kegiatan G. Anak Krakatau di Kabupaten Lampung Selatan, Propinsi Lampung.

I.      Pendahuluan

Gunungapi Anak Krakatau terletak di Selat Sunda pada posisi geografis 6º06'05.8" Lintang Selatan dan 105º25'22.3" Bujur Timur. Secara administratif terletak di wilayah Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Propinsi Lampung. Pemantauan G. Anak Krakatau dilakukan dari dua Pos PGA G. Anak Krakatau dari Pasauran, Banten dan Kalianda, Lampung.

Sejak tanggal 3 Juli 2008 G. Anak Krakatau berada dalam tingkat Waspada (Level II). Pada saat ini kegiatan gunungapi mengalami peningkatan kegiatan yang cukup signifikan. Kegiatan letusan mulai terjadi tanggal 25 Maret 2009 dengan 19 kali letusan. Letusan terus berlanjut dan tercatat dari tanggal 1 sampai dengan 25 April 2009 telah terjadi 4060  kali letusan.

Pada saat peningkatan kegiatan tersebut, stasiun seismik G. Anak Krakatau mengalami carrier off pada malam hari. Hal ini berlangsung sejak tanggal 1 - 26 April 2009, dan kondisi carrier off total terjadi pada tanggal 27-29 April. Hal ini diperkirakan akibat tertutupnya solar panel oleh abu letusan atau solar panel rusak karena lontaran material letusan.

Tanggal 24 - 25 April dilakukan pemantauan langsung ke G. Anak Krakatau untuk mengecek peralatan pemantauan, kondisi gunungapi dari jarak cukup dekat serta mencari lokasi alternatif penempatan peralatan pemantauan. Stasiun alteratif ini untuk menggantikan stasiun permanen yang diperkirakan dalam waktu dekat akan tidak bisa beroperasi mengirim data ke pos PGA G. Anak Krakatau di Pasauran dan Kalianda karena solar panel tertutup abu atau rusak akibat lontaran material hasil letusan.

Pada tanggal 29 April 2009 dilakukan pemasangan alat pemantau kegempaan (seismometer) di G. Anak Kakatau, pada jarak yang diperkirakan cukup aman dari letusan/lontaran material hasil letusan. Sejak tanggal 30 April 2009, stasiun alternatif ini sudah mengirim data ke kedua Pos PGA. Sementara itu, perbaikan stasiun permanen akan dilakukan menunggu aktivitas gunungapi ini kembali normal dan cukup aman unuk didekati pada jarak yang cukup dekat

Read more...
 
May 05 2009
Evaluasi Kegiatan G. Rinjani Nusa Tenggara Barat
Written by Administrator   
Tuesday, 05 May 2009

 

Download File: Evaluasi G. Rinjani 5 Mei 2009

I.     Pendahuluan

Gunung Rinjani merupakan gunungapi aktif tipe A yang dipantau secara terus menerus. Lokasi G. Rinjani secara administratif terletak di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat dan secara geografis pada 08º 25' Lintang Selatan dan 116º 28' Bujur Timur. Terdapat 2 (dua) kerucut di bagian timur danau/Kaldera Rinjani (Danau Segara Anak), yaitu G. Barujari atau G. Tenga, tingginya 2376 m dan G. Mas atau G. Rombongan, tingginya 2110 m dpl.

Tanggal 2 Mei 2009 pukul 16.01 WITA terjadi letusan asap pada berwarna coklat pekat mencapai ketinggian 1000 meter di atas titik letusan di G. Barujari disertai uara dentuman lemah.

Read more...
 
May 05 2009
Evaluasi Kegiatan G. Slamet Jawa Tengah
Written by Administrator   
Tuesday, 05 May 2009

 

Download File: Evaluasi G. Slamet 5 Mei 2009

I. Pendahuluan

Gunungapi Slamet secara administratif terletak di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan masuk ke dalam 5 wilayah, yaitu Kabupaten Purbalingga, Tegal, Brebes, Banyumas, dan Pemalang Provinsi Jawa Tengah. pada tanggal 23 April 2009 pukul 18:00 WIB aktivitas vulkaniknya dinaikkan dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III). untuk memantau perkembangan aktivitas vulkaniknya dilakukan pemantauan secara kontinyu dengan metoda visual, kegempaan, pemantauan secara periodik unsur kimia air dan gas di sekitar sumber air panas, dan pengukuran gas SO2 dengan alat DOAS, guna mengetahui tingkat aktivitas G. Slamet.

Berikut disajikan evaluasi kegiatan G. Slamet 23 April 2009 sampai dengan 5 Mei 2009.

Last Updated ( Tuesday, 05 May 2009 )
Read more...
 
May 05 2009
Perkembangan Kegiatan G. Anak Krakatau di Kab. Lampung Selatan. Prop. Lampung
Written by Administrator   
Tuesday, 05 May 2009

Download File : Hasil evaluasi kegiatan G.Anak Krakatau

Perkembangan kegiatan G. Anak Krakatau di Kabupaten Lampung Selatan, Propinsi Lampung, sebagai berikut :

I.        Pendahuluan

Gunungapi Anak Krakatau terletak di Selat Sunda pada posisi geografis 6º 06' 05,8" Lintang Selatan dan 105 º25' 22,3" Bujur Timur. Secara administratif terletak di wilayah Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Propinsi Lampung. Pemantauan G. Anak Krakatau dilakukan dari dua Pos PGA G. Anak Krakatau dari Pasauran, Banten dan Kalianda, Lampung.

Sejak tanggal 3 Juli 2008 G. Anak Krakatau berada dalam status Waspada (Level II). Pada akhir bulan Maret 2009 kegiatan gunungapi mengalami peningkatan kegiatan yang cukup signifikan. Kegiatan letusan mulai terjadi tanggal 25 Maret 2009 dengan 19 kali letusan. Letusan terus berlanjut dan tercatat dari tanggal 1 sampai dengan 25 April 2009 telah terjadi 4060  kali letusan.

            Pada saat peningkatan kegiatan tersebut, stasiun seismik G. Anak Krakatau mengalami carrier off pada malam hari. Hal ini berlangsung sejak tanggal 1 - 26 April 2009, dan kondisi carrier off total terjadi pada tanggal 27-29 April. Hal ini dikarenakan  akibat tertutupnya solar panel oleh abu letusan atau solar panel rusak karena lontaran material letusan.

Tanggal 24 - 25 April dilakukan pemantauan langsung ke G. Anak Krakatau untuk mengecek peralatan pemantauan, kondisi gunungapi dari jarak cukup dekat serta mencari lokasi alternatif penempatan peralatan pemantauan. Stasiun alteratif ini untuk menggantikan stasiun permanen yang diperkirakan dalam waktu dekat akan tidak bisa beroperasi mengirim data ke pos PGA G. Anak Krakatau di Pasauran dan Kalianda karena solar panel tertutup abu atau rusak akibat lontaran material hasil letusan.

Pada tanggal 29 April 2009 dilakukan pemasangan alat pemantau kegempaan (seismometer) di G. Anak Kakatau, pada jarak yang diperkirakan cukup aman dari letusan/lontaran material hasil letusan. Sejak tanggal 30 April 2009, stasiun alternatif ini sudah mengirim data ke kedua Pos PGA. Sementara itu, perbaikan stasiun permanen akan dilakukan menunggu aktivitas gunungapi ini kembali normal dan cukup aman untuk didekati.

Last Updated ( Wednesday, 06 May 2009 )
Read more...
 
May 02 2009
Peningkatan Status Kegiatan G. Rinjani dari Normal ke Waspada
Written by Administrator   
Saturday, 02 May 2009

Hasilevaluasi tingkat kegiatan G. Rinjani sebagai berikut:

I.     Pendahuluan

Gunung Rinjanimerupakan gunungapi aktif tipe A yang dipantau secara terus menerus. Lokasi G. Rinjanisecara administratif terletak di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Baratdan secara geografis pada 08º 25' Lintang Selatan dan 116º 28' Bujur Timur.Terdapat 2 (dua) kerucut di bagian timur danau/Kaldera Rinjani (Danau SegaraAnak), yaitu G. Barujari atau G. Tenga, tingginya 2376 m dan G. Mas atauG. Rombongan, tingginya 2110 m dpl.

II. Kegempaan

  • Aktivitas kegempaan G. Rinjani tanggal 29 April 2009 dicirikan oleh 4 Tremor Vulkanik dengan Amplituda maksimum 1.5 - 3mm, lama gempa 10 - 100 detik.
  • Tanggal 30 April 2009 terekam 4 Tektonik Jauh (TJ) dengan amplituda maksimum 10 - 35mm, lama gempa 70 - 220 detik, S-P 15 - 60 detik, 5 Tremor dengan amplituda maksimum 2 - 5mm, lama gempa 25 - 44 detik
  • Tanggal 1 Mei 2009 terekam 7 kejadian tremor dengan amplituda 3 - 5mm, lama gempa 50 - 83 detik, 2 Vulkanik Dalam (VA) dengan amplituda maksimum 5 - 10mm, lama gempa 10 - 11 detik dan S-P 1.5 detik.
  • Tanggal 2 Mei 2009 pukul 09:36 WITA terekam Tremor dengan amplituda maksimum 2mm dan lama gempa 55 detik. Pukul 15:38:37 hingga 15:57:45 terekam 1 kejadian gempa VA dengan amplituda maksimum 9mm, lama gempa 10 detik, dan S-P 1 detik. 3 kali gempa Letusan dengan amplituda maksimum 5 - 10mm, lama gempa 55 - 90 detik.
Last Updated ( Sunday, 03 May 2009 )
Read more...
 
May 01 2009
Prakiraan Kejadian Gerakan Tanah, Bulan Mei 2009
Written by Administrator   
Friday, 01 May 2009

Berikut Tabel dan Peta Prakiraan Kejadian Gerakan Tanah, Bulan Mei 2009 :

TABEL

 

PETA

 


Last Updated ( Friday, 01 May 2009 )
 
Apr 23 2009
Peningkatan Status G. Slamet - Jawa Tengah
Written by Administrator   
Thursday, 23 April 2009

Status G. Slamet dinaikkan dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III).

 Download File

 
Apr 22 2009
Evaluasi perkembangan kegiatan G. Kerinci 1 April 2009- 21 April 2009
Written by Administrator   
Wednesday, 22 April 2009

Hasil evaluasi kegiatan G. Kerinci dari 1 April 2009 - 21 April 2009 sebagai berikut :

I.      Pendahuluan

G. Kerinci secara geografis berada pada posisi 1°41,5' LS dan 101°16' BT, dengan tinggi puncaknya 3.800m dpl. Sedangkan secara administratif terletak dalam dua provinsi dan dua kabupaten, yaitu : Provinsi Jambi, Kabupaten Kerinci dan Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Solok.

G. Kerinci pada status Normal hampir selalu mengeluarkan asap dari kawah, dengan warna putih tipis dan ketinggian ± 300 m dari puncak.

Sejak  9 September 2007 status kegiatan G. Kerinci dinaikkan menjadi Waspada (Level II) karena asap hitam pekat teramati keluar dari kawah dengan ketinggian        ± 800 m. Namun setelah itu ketinggian asap teramati menunjukan penurunan. Meski demikian status kegiatan G. Kerinci masih dipertahankan pada level Waspada, karena ketinggian asap masih bervariasi.

Read more...
 
Apr 21 2009
Peningkatan Status G. Slamet - Jawa Tengah
Written by Administrator   
Tuesday, 21 April 2009

Status G. Slamet dinaikkan dari Aktif Normal (Level I) menjadi Waspada (Level II).

Download file

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Next > End >>

Results 1 - 24 of 210
Berita Terkini
Early Warning
 

led_orange_blinkSemeru,6 Maret 09

led_orange_blink

Karangetang, 2 Des 08

led_orange_blink

Ibu, 21 Apr 08

led_orange_blinkSlamet, 23 Apr 09

led_orange_blinkAnak Krakatau, 6 Mei 09 

led_yellowRinjani, 2 Mei 2009

led_yellow

Rokatenda, 18 Apr 09

led_yellow

Soputan, 21 Okt 2008

led_yellow

Dukono 13 Juni 08

led_yellow Egon 12 Mei 08

led_yellowGamalama, 11 Mei 08 

led_yellowPapandayan, 16 Apr 08 

led_yellow Lokon, 28 Feb 08

led_yellow Talang, 14 Dec 07

led_yellowKelud, 29 Nov 07

led_yellow Kerinci, 9 Sept 07

led_yellowBromo

 

  Color Code-Alert Level

 
Polls
Syndicate
Who's Online
We have 9 guests online
Visitors Counter
1321472 Visitors
 
 
© Mancamedia 2005-2006  Developed with An Anoa Application framework

      
 
n