Fokuscilacap.com, Nusawungu – Untuk menaikkan Produksi Padi di wilayah Nusawungu, dalam rangka mendukung Swasembada Pangan Nasional, Danramil 05/Nusawungu, Kodim 0703/Cilacap, Kapten Arm. Suroto bekerjasama Badan Penyuluh Pertanian Ketahanan Pangan (BPPKP) Cilacap melakukan penyuluhan dan Sosialisasi Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT).

Kali ini Sosialisasi dilaksanakan bertempat di Balai Desa Sikanco Kecamatan Nusawungu yang dihadiri, Danramil 05/Nusawyngu Kapten Arm. Suroto, Koordinator PPL Nusawungu Sunardi, S.P, Kades Sikanco Sawon S., Ketua Gapoktan Desa Sikanco Kasep Sumadi, Ketua BPD Desa Sikanco Sukardi, dan Pengurus Kelompok Tani Desa Sikanco serta Anggota Dharma Tirta desa Sikanco.

Kapten Arm Suroto berharap, pertemuan kali ini bisa memberi solusi terhadap percepatan luas tambah tanam. Itu dilakukan untuk meningkatkan harga pembelian pemerintah pada komersial gabah, sekaligus untuk menyerap hasil panen petani sebagai tambahan cadangan beras nasional.

Dalam sosialisasi ini juga membahas penggunaan Kartu Tani. “Kartu Tani digunakan untuk pengambilan pupuk di Distributor Pupuk agar tidak disalahgunakan khususnya di wilayah Kecamatan Nusawungu,” papar Suroto

Percepatan Tanam Program Percepatana Tanam menurut Suroto akan segera dilaksanakan setelah air mengalir. Untuk segera dibuat lahan dan untuk jenis yang dianjurkan varietas Inpari dan Pertiwi. Apa bila ketersediaan varitas tersebut kurang memadai dapat ditanami varietas lain. “Untuk menjaga agar tanah tidak asam dapat menggunakan kapur Dolomit untuk mencapai kadar 6 – 7 persen,” ujarnya.

Selain itu, dijelaskan juga untuk mengatasi kekurangan Alsintan dapat mengajukan pinjam ke Dinas Pertanian atau Kodim 0703/Cilacap. “Diharapkan untuk target bulan September, Tanam di
wilayah Desa Sikanco minimal 3 X Panen, dan yang tidak bisa diairi supaya menggunakan sumur pantek mesin pompa air.

Hal lain tentang serangan hama atau untuk mencegah terjangkitnya hama wereng dianjurkan tanam menggunakan sistem Jajar Legowo (Jarwo),”papar Suroto. (gus/fkc)