Desain Grafis Indonesia

Desain Grafis Indonesia

Fostering understanding among Indonesian graphic designers and its juncture in art, design, culture and society

Portfolio & Inspiration | Virtual Exhibition “FONT DESIGN” DKV – UMN

Jika di masa lalu merancang huruf hanya dikerjakan oleh spesialis tertentu, maka kini komputer telah memungkinkan setiap orang untuk membuat huruf. Komputer membuka kemungkinan sangat luas bagi siapa pun yang ingin menjadi desainer huruf. Salah seorang desainer huruf terkenal dan sukses adalah Zuzana Licko. Wanita asal Chekoslovakia ini mendirikan perusahaan cetak huruf digital yang memusatkan geraknya pada teknologi PC, dan penerbitan majalah yang mempublikasikan karya-karya hurufnya.

Perusahaan Zuzana Licko bernama emigre didirikan tahun 1984 bersama suaminya, Rudi Vanderlands. Lebih dari satu dekade mereka telah berhasil menghadapi saingan-saingannya. Bahkan visi-visi unik terus dieksplorasi sehingga menjadi garda depan desain huruf.

Walaupun jumlah terbitan awalnya hanya 500 eks dan sirkulasi puncaknya pernah mencapai 7.500 eks beberapa tahun lalu, namun gaungnya menyebar keseluruh penjuru dunia. Lebih dari sekedar majalah, emigre juga menjual rancangan huruf.

(Cuplikan artikel ‘membuat huruf di Muntilan’ dari [AIKON!] media, edisi 116, september 2000).

 

Di Indonesia, penerbitan typeface belum menjadi bisnis yang menjanjikan. Padahal, banyak artefak budaya Indonesia yang bisa menginspirasi perancangan anatomi typeface. Surianto Rustan (dalam bukunya HurufFontTipografi) mengungkapkan, untuk menciptakan typeface  dengan muatan lokal, desainer dituntut memiliki dua sudut pemahaman yang mendalam. Di satu pihak ia harus menguasai konsep budaya, dan bentuk huruf lokal, di pihak lain dituntut pemahaman terhadap tipografi latin.

Di sini saya menyajikan Pameran secara online (pameran virtual berupa galeri online dunia maya), menyajikan karya-karya mahasiswa/i tempat saya mengajar untuk kepentingan pengembangan eunia pendidikan Desain Komunikasi Visual, berbagi referensi, membangkitkan minat, menjembatani / mempublikasikan / mempromosikan kreativitas peserta pameran + institusi tempat dimana saya mengajar, dan hal-hal positif lainnya.

Bagi yang berminat / tertarik menggunakan Hak Cipta dalam karya-karya yang ditampilkan (untuk kepentingan komersil), dapat menghubungi langsung sang desainernya, atau bila tidak berhasil menemukannya, dapat menghubungi saya.

Sebagai Pameran Perdana, Januari 2014, saya pamerkan karya tugas akhir mata kuliah FONT DESAIN (yang saya ampu), semester III –  periode kuliah 2  Sep 2013 s/d 25 Jan 2014 lalu. Sebagian mahasiswa berusaha menggunakan artefak budaya Indonesia, sebagian lagi mengekspresikan gayanya sendiri. Ada yang tetap mentaati estetika anatomi huruf untuk menjaga readability dan legibility-nya, ada pula yang keluar dari aturan anatomi tipografi konvensional sebagai ekspresi seni.

Perancangan dimulai dari Idea dasar dengan mengeksplorasi peminatan masing-masing (mulai dari Konten Lokal, Obyek / Benda yang menjadi inspirasi, dan lain sebagainya). Lalu mengeksplorasi anatomi dasar huruf besar, huruf kecil, angka dan tanda baca.

Perancangan Digital (tracing) dilakukan setelah mendapatkan bentuk sketsa yang dianggap baik dengan Software FontLab atau Fontographer, untuk mewujudkan File .TTF.
Setelah itu, tugas dilanjutkan dengan mencoba mengeksplorasi berbagai aplikasi desain dengan menggunakan huruf ciptaan tersebut (Logotype, Iklan, suvenir, dll).

“Tidak ada Jenis Huruf yg Buruk. Seorang perancang Grafis yg jeli dapat memanfaatkan semua jenis huruf menjadi Baik & Indah. Tipografi bukan mempersoalkan huruf mana yg Indah & Buruk, melainkan sebuah ilmu yg menjadi alat utama kita untuk dapat mengerti & menciptakan Karya Desain Grafis yg baik”. (Ungkap Hermawan Tanzil  yang dikutip dari buku Tipografi –Danton Sihombing).
Selamat Menikmati.

Leonardo Widya

 

Kunjungi Virtual Exhibition

 

 

AKSARA- Udnhz Edwin

AKSARA – Udnhz Edwin

 

 

Bungo Tabur - Regina Ghozali

BUNGO TABUR – Regina Ghozali

 

 

GelungLe - Levina Hou

GELUNGLE – Levina Hou

 

 

HOGO GERE - Joanika Juanda

HOGO GERE – Joanika Juanda

 

 

MANARI-Jeremy Ronaldo Ramos Panjaitan

MANARI – Jeremy Ronaldo Ramos Panjaitan

 

 

MENTAWAI - Albert Budiman

MENTAWAI – Albert Budiman

 

 

PALAWA MODERN - Yadi Pandaboy

PALAWA MODERN – Yadi Pandaboy

 

 

PAPUA - Maria Yasinta S

PAPUA – Maria Yasinta S

 

 

PAPUA - Michelle Coritama

PAPUA – Michelle Coritama

 

 

SIPATITI - Ritter Willy Putra

SIPATITI – Ritter Willy Putra

 

 

WisnuKencana - Ignatius Widhi Ryandika

WisnuKencana – Ignatius Widhi Ryandika

 

« Previous Article Next Article »

COMMENTS

  1. Kereen paakk

  2. Very beautiful. Culture, Art, Design everything is different from others. Many fonts are going to decorate your collection. Could you give me the names of them? Specially BUNGO TABUR and Jeremy-Ronaldo-Ramos.

  3. @Bijutoha… how can I contact you?

  4. Nice to meet you again. bijutohaseo@gmail.com or /bijutoha is my facebook ID. Once again thanks again.

Add Your Comments

© DGI-Indonesia.com | Powered by Wordpress | DGI Logo, DGI's Elements & IGDA Logo by Henricus Kusbiantoro | Web's Framing by Danu Widhyatmoko | Developed by Bloggingly